Disulap, Limbah Kayu Kopi Hidup Lagi

KOPI-AJI 1

Perupa dengan media batang kopi, saat tengah mengerjakan karyanya

Kopi. Siapa pun orang pasti mengenal kopi. Bahkan sebagian diantaranya penikmat sejati minuman ini.

KOPI adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi. Di Indonesia, kopi merupakan salah satu minuman yang biasanya dijadikan sebagai minuman saji untuk tamu.

Tapi ada juga sebagian orang memposisikan kopi sebagai minuman harian. Maksudnya sebagai minuman penyambut pagi dan teman membaca surat kabar sebelum melakukan aktivitas sehari-hari. Ada juga sebagai minuman penyambut petang atau malam.

(more…)

AJI Persiapan Bengkulu Kecam Kekerasan Wartawan di Makkasar

BENGKULU – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Persiapan Bengkulu mengecam aksi kekerasan terhadap empat wartawan oleh polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Juga mendesak Kapolri menindak tegas anggotanya yang melakukan kekerasan sesuai ketentuan pidana.

Ketentuan pidana yang dimaksud dimuat dalam Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. “Apapun dalil yang menjadi pertimbangan pimpinan kepolisian setempat untuk melakukan aksi kekerasan terhadap jurnalis, tidak dibenarkan. Karena jurnalis dilindungi dan diatur konstitusi,” tegas Ketua AJI Persiapan Bengkulu, Dedek Hendry, Jumat (14/11).

(more…)

Belum Semua Media Bebas dari Pengaruh Orba

BELUM semua media massa berhasil membebaskan pengaruh rezim refresif dan kapitalistik orde baru (Orba). Sehingga, bukan hal mengherankan bila ditemukan media massa ikut menyudutkan dan memperkuat stigma negatif terhadap masyarakat adat, bahkan sering mendahului putusan hakim bahkan menghakimi masyarakat adat melalui pemberitaan. Misalnya dengan menyebutkan masyarakat adat sebagai masyarakat primitif, penghambat pembangunan atau perambah. (more…)

Masyarakat Adat Kerap Disamarkan

BENGKULU – Keberadaan masyarakat adat di Indonesia memang diakui. Namun dalam perjalanannya, persoalan masyarakat adat kerap jadi polemik dan kerap disamarkan, sehingga banyak pemikiran yang muncul perlu ada pengakuan secara utuh atas masyarakat adat. Khusus di Bengkulu, secara kacamata memiliki banyak masyarakat adat dikarenakan pluralisme budaya yang ada di Bengkulu. Sama seperti sebelumnya, polemik akan pemahaman tentang masyarakat adat di Bengkulu pun tak lepas dari perdebatan dan polemik. (more…)

AJI: Jangan Berikan THR Pada Wartawan

BENGKULU – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Persiapan Bengkulu mengimbau seluruh instansi pemerintah dan swasta di Bengkulu tidak memberikan tunjangan hari raya (THR) pada jurnalis. Ini terkait fenomena munculnya jurnalis atau wartawan musiman jelang lebaran. Mereka mendatangi berbagai instansi pemerintah dan swasta untuk minta THR dengan berbagai cara, baik langsung maupun tidak langsung.

“Kita mengimbau instansi pemerintah dan swasta tidak memberikan THR pada non karyawannya, khususnya pada jurnalis,” ujar Divisi Advokasi AJI Persiapan Bengkulu Firmansyah.

(more…)

Tiga Rekomendasi Benahi Pelayanan Publik

Narasumber Diskusi Publik Tantangan Pelayanan Publik di Kantor Ombudsman Bengkulu, Sabtu (12/7) lalu.ARIE SAPUTRA WIJAYA

Narasumber Diskusi Publik Tantangan Pelayanan Publik di Kantor Ombudsman Bengkulu, Sabtu (12/7) lalu.ARIE SAPUTRA WIJAYA

PEMDA KOTA Bengkulu direkomenasikan agar membuat peraturan daerah tentang pelayanan publik, mengangkat pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) di setiap badan publik dan mentransparansikan informasi yang diperlukan publik di setiap kantor yang memberikan pelayanan publik dan website yang dimiliki Pemda.

(more…)

Kepemimpinan Perempuan dapat Membangun Kedamaian

Aktivis PSW  Unib Titiek Kartika Hendrastiti (baju putih) menyampaikan paparan dalam diskusi publik Perempuan Parlemen dan Media Massa.FOTO: ARIE SAPUTRA WIJAYA

Aktivis PSW Unib Titiek Kartika Hendrastiti (baju putih) menyampaikan paparan dalam diskusi publik Perempuan Parlemen dan Media Massa.FOTO: ARIE SAPUTRA WIJAYA

KEPEMIMPINAN Perempuan diyakini dapat membangun kedamaian (Peace Bulding) demikian paparan aktivis Pusat Studi Wanita (PSW) Universitas Bengkulu Titiek Kartika Hendrastiti dalam serial diskusi putaran pertama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) persiapan Bengkulu beberapa waktu lalu.

(more…)

Mengangkat Kepemimpinan Perempuan

DISKUSI PEREMPUAN: Dari kiri ke kanan - Sekretaris KPI Wilayah Bengkulu Irna Riza Yuliastuty, Aktivis PSW Universitas Bengkulu Titiek Kartika Hendrastiti dan Direktur Cahaya Perempuan WCC Tety Sumeri.

DISKUSI PEREMPUAN: Dari kiri ke kanan – Sekretaris KPI Wilayah Bengkulu Irna Riza Yuliastuty, Aktivis PSW Universitas Bengkulu Titiek Kartika Hendrastiti dan Direktur Cahaya Perempuan WCC Tety Sumeri.FOTO: ARIE SAPUTRA WIJAYA

AKTIVIS Pusat Studi Wanita (PSW) Universitas Bengkulu Dr Titiek Kartika Hendrastiti mengharapkan agar anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Persiapan Bengkulu memulai upaya mengangkat isu kepemimpinan perempuan. Upaya tersebut penting dilakukan guna memberikan khasanah baru dalam diskusi dan kajian kepemimpinan.

“Konsep-konsep kepemimpinan yang ada hingga saat ini kental berperspektif maskulin,” ujar Titiek dalam diskusi publik bertema Perempuan Parlemen dan Media Massa yang digelar AJI Persiapan Bengkulu di kantor Cahaya Perempuan Sabtu (5/7).

(more…)

Jurnalis Ditengah Pusaran Kekuasaan

Firmansyah

Firmansyah

SEPERTI biasa malam tak otomatis membuat saya memejamkan mata bersembunyi di balik selimut lalu mendengkur. Syarat tidur setidaknya membaca beberapa berita di media mainstream lalu media non-mainstream.

Media mainstream relatif bisa dipertanggungjawabkan, namun media non-mainstream sedikit “nakal” butuh verifikasi mendalam.

Nah, usai mengulik beberapa bacaan di media mainstream satu link cukup mengejutkan saya dengan judul yang tak manusiawi. WARTAWATI PELACUR ITU BERNAMA NANIK S DEYANG http://chirpstory.com/li/215082. (refrensi mbak Nanik cukup banyak di internet)

(more…)